Temui Jetro di WEF, Menperin Dorong Perluasan Kerja Sama Pengembangan IKM

oleh

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto membahas perluasan kerja sama pengembangan Industri Kecil dan Menengah nasional dengan Organisasi Perdagangan Eksternal Jepang atau Japan External Trade Organization (Jetro) di Davos, Swiss.

Pertemuan itu digelar di sela-sela World Economic Forum (WEF) yang berlangsung pada 22-25 Januari 2019.

“Kami menyampaikan kepada Jetro supaya terus memfasilitasi link and match antara Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Jepang dan Indonesia, sehingga kemitraan bisnis dan perekonomian kedua negara lebih kuat. Selain itu, kami juga mendorong program capacity building bagi guru-guru vokasi industri,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dalam keterangan pers, Minggu (27/1/2019).

Dalam kesempatan itu, dia bertemu langsung dengan Chairman Jetro Hiroyuki Ishige. Keduanya juga sepakat untuk memperdalam struktur sektor manufaktur di Indonesia melalui peningkatan investasi dan memfasilitasi perluasan akses pasar ekspor.

“Semoga semakin banyak kolaborasi yang terjalin antara pengusaha kedua negara sehingga bisa saling melengkapi dan industri kita lebih berdaya saing global,” ujar Airlangga.

Dia menjelaskan langkah strategis yang bisa dipacu misalnya mengenai pengembangan teknologi dan Sumber Daya Manusia (SDM). Upaya ini tidak hanya menyasar kepada perusahaan skala besar, tetapi juga untuk sektor IKM.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), jumlah sektor industri kecil mengalami pertumbuhan. Pada 2014, jumlahnya sebanyak 3,52 juta unit usaha dan meningkat menjadi 4,49 juta unit usaha pada 2017.

“Apalagi, pemerintah saat ini telah mengeluarkan pajak final 0,5% untuk IKM,” imbuh Airlangga.

Oleh karena itu, Jetro diharapkan lebih gencar mempromosikan IKM Indonensia di Jepang sekaligus memfasilitasi kemitraan antara pengusaha nasional dengan pelaku usaha dari Negeri Sakura. Selama ini, Jetro telah membantu Indonesia melalui pelaksanaan program business matching untuk mempertemukan pengusaha kedua negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *