Sambangi Kadin Indonesia, AMRO Tanyakan Perkembangan Perekonomian RI

oleh

Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut kunjungan ASEAN Macro Economic Research Office (AMRO) di Kadin Indonesia, Rabu (7/11/2018).

Pertemuan dihadiri oleh Sumio Ishikawa, Group Head & Lead Economist. Laura Grace Gabriela, Researcher. Thi Kim Cuc Nguyen, Senior Economist. Jade Vichyanond, Economis. Dun Li, Economist. Soy Pardede, Penasehat KADIN Indonesia dan Nadya, DE Komite Eropa Rusia. Rapat dimulai pada pukul 11:00 dan diakhiri pukul 13:00.

Kedatangan AMRO ke Kadin Indonesia untuk memastikan diperolehnya pandangan yang objektif dan berimbang mengenai perkembangan perekonomian nasional, serta penyusunan tanggapan terhadap laporan yang dihasilkan AMRO begitupun sebaliknya.

Tidak hanya itu dalam pertemuan tersebut juga membahas tentang pajak yang berlaku. Tidak terlepas juga mengenai minimum wage tiap – tiap negara yang dalam hal ini menjadi concern.

Group Head & Lead Economist Sumiyo berpendapat bahwa sebaiknya untuk hal ini diperhatikan juga oleh pemerintah Indonesia dalam menetapkan minimum wage terkait dengan ketertarikan pihak asing dalam melakukan investasi ke Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sektor Industri DR. Charles Saerang mengatakan ini suatu kebahagiaan bagi Kadin sebab adanya perhatian bahkan survey dari kedatangan AMRO ke Indonesia terutama kunjungannya untuk mensurvey mengenai perkembangan ekonomi Indonesia.

“Semoga dengan adanya pertemuan ini dapat terjadinya satu kebersamaan dan pemikiran, bahwa apa yang kita laporkan mengenai para pengusaha kita benar nyata,” kata Charles ditemui di akhir kegiatan (7/11).

Charles berharap pertumbuhan ekonomi kita yang cukup bagus di atas 5, 3 persen ini hingga tahun-tahun mendatang bisa terus berkembang.

“Mengingat sulitnya pengusaha Indonesia untuk masuk ke Amerika Serikat, diharapkan Tim Asean + 3 dapat membantu untuk melobby pemerintah Amerika Serikat untuk memudahkan Indonesia untuk melakukan investasi kesana,” ujarnya.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefo mengatakan Para pembuat kebijakan di Asia telah memprioritaskan stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam menghadapi risiko perdagangan global dan pengetatan kondisi keuangan.

“Keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan menjadi semakin peka dan Memprioritaskan stabilitas keuangan merupakan sikap kehatian-hatian para pembuat kebijakan,” imbuh Eddy.

Pertemuan diakhiri dengan baik dan dengan harapan bahwa ke depannya akan terjalin hubungan yang lebih erat dengan Asean + 3 Macroeconomic Research. (FKV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *